Rabu, 22 Mei 2019

Pesan indah dari gurunda ustd Arifin Ilham (alm)

PESAN INDAH DARI USTADZ ARIFIN ILHAM (ALM)
😭😭😭

Assalamu'alaikum Wr. Wb..
Cerdasnya orang yg beriman adalah, dia yg mampu mengolah hidupnya yg sesaat & yg sekejap untuk hidup yg panjang..
Hidup bukan untuk hidup, tetapi hidup untuk Yang Maha Hidup. Hidup bukan untuk mati, tapi mati itulah untuk hidup.Kita jangan takut mati, jangan mencari mati, jangan lupakan mati, tapi rindukan mati. Karena, mati adalah pintu berjumpa dengan Allah SWT.
Mati bukanlah akhir cerita dalam hidup, tapi mati adalah awal cerita sebenarnya, maka sambutlah kematian dengan penuh ketakwaan.
Hendaknya kita selalu menjaga tujuh sunnah Nabi setiap hari. Ketujuh sunnah Nabi SAW itu adalah:
.
.
● *Pertama*
Tahajjud karena kemuliaan seorang mukmin terletak pada tahajjudnya.
.
● *Kedua,*
Membaca Al-Qur’an sebelum terbit matahari. Alangkah baiknya sebelum mata melihat dunia, sebaiknya mata membaca Al-Qur’an terlebih dahulu dengan penuh pemahaman.
.
● *Ketiga,*
Jangan tinggalkan masjid terutama di waktu subuh. Sebelum melangkah kemana pun langkahkan kaki ke masjid, karena masjid merupakan pusat keberkahan, bukan karena panggilan muadzin tetapi panggilan Allah yg memanggil orang beriman untuk memakmurkan masjid Allah.
.
● *Keempat,*
Jaga Shalat Dhuha karena kunci rezeki terletak pada shalat dhuha
.
● *Kelima,*
Jaga sedekah setiap hari. Allah menyukai orang yg suka bersedekah, dan malaikat Allah selalu mendoakan kepada orang yg bersedekah setiap hari.
.
● *Keenam*
Jaga wudhu terus menerus karena Allah menyayangi hamba yg berwudhu.
Khalifah Ali bin Abi Thalib berkata, “Orang yg selalu berwudhu senantiasa ia akan merasa selalu shalat walau ia sedang tidak shalat, dan dijaga oleh malaikat dengan dua doa, "ampuni dosa dan sayangi dia Ya Allah”.
.
● *Ketujuh,*
Amalkan istighfar setiap saat.
Dengan istighfar masalah yg terjadi karena dosa kita akan dijauhkan oleh Allah.

*Tiga doa yang janganlah kau lupakan dalam sujud*
*1. Mintalah diwafatkan dalam keadaan husnul khotimah
_Allahumma inni as'aluka husnal khotimah_
Artinya : " Ya Allah aku meminta kepada-MU husnul khotimah "
*2. Mintalah agar kita diberikan kesempatan Taubat sebelum wafat
_Allahummarzuqni taubatan nasuha qoblal maut_
Artinya: " Ya Allah berilah aku rezeki taubat nasuha (atau sebenar-benarnya taubat) sebelum wafat "
*3. Mintalah agar hati kita ditetapkan di atas Agamanya
_Allahumma yaa muqollibal quluub tsabbit qolbi 'ala diinika_
Artinya: " Ya Allah wahai sang pembolak balik hati, tetapkanlah hatiku pada agama-MU "
Kemudian saya sampaikan,
jika kau sebarkan perkataan ini, & kau berniat baik maka kami doakan menjadikan kemudahan urusan urusanmu di dunia & akhirat.
Lakukanlah kebaikan walau sekecil apapun itu, karena tidaklah kau ketahui amal kebaikan apakah yang dapat menghantarkanmu ke syurga
Kirim ini semampumu dan seikhlasmu kepada sesama Muslim, sampaikanlah walau hanya pada 1 org..
*SYETAN TERUS BISIKIN >=)*
*"UDAAAAHLAAH,, GAK USAH DI SEBARIN*, gak penting kok, BUANG2 WAKTU aja, gak akan dibaca kok...
*SEKECIL* apapun amal ibadah, Allah SWT menghargainya PULUHAN kali lipat...
Smga kita semua termasuk dlm golongan org² yang bertaqwa,, aamiin... tolong baca sebentar aja Kita dzikir sebentar ingat ﺍَﻟﻠّο»ͺُ ...
*"Subhanallah, Walhamdulillah WalailaHa ilallah Allahu-Akbar wa la haula wala quwata illa billahil aliyil adzim”*
Sebarkanlah... Insha Allah kita akan membuat beribu-ribu manusia berdzikir.πŸ™πŸ™

Rasulullah S.A.W bersabda :"Barang siapa yang menyampaikan 1 (satu) ilmu saja dan ada orang yang mengamalkannya,maka walaupun yang menyampaikan sudah tiada (meninggal dunia), dia akan tetap memperoleh pahala." (HR. Al-Bukhari)

Aamiin Yaa Robbal 'Aalamiin

Semoga bermanfaat..

Sabtu, 18 Mei 2019

Apa harus mendesak dulu, baru bertindak?

KATAK DALAM WAJAN

Dalam sebuah penelitian ada hal yang menarik tentang perilaku katak yang dijadikan objek penelitian.

Percobaan pertama, wajan di isi air lalu didihkan. Setelah air mendidih dengan panas lebih dari 100 derajat Celcius, sang katak dimasukkan ke wajan.

 Reaksinya apa?

Seketika katak loncat dari wajan untuk menghindari air mendidih.
Sang katak berhasil keluar serta selamat dari panasnya air mendidih.

Berlanjut ke percobaan kedua.

Percobaan kedua ini perlakuan agak berbeda. Sang katak dimasukkan ke dalam wajan yang sudah berisi air tidak panas (air biasa).

Reaksi awal sang katak diam saja. Nyaman seperti sedang berenang.

Perlakuan selanjutnya, wajan berisi air serta katak itu dipanaskan. Proses mendidihkan airnya secara perlahan dengan api kecil di kompor.

Saat api mulai sedikit hangat, ternyata katak itu diam saja. Tetap nyaman dalam wajan.

 Perlahan-lahan air semakin panas dan apa reaksi sang katak?

Tetap diam saja.

Sampai air mendidih dengan panas diatas 100 derajat Celcius, ternyata katak tetap diam saja karena sudah menjadi katak rebus. Wkwkwk

Kesimpulan apa yang didapat oleh si peneliti?

Minimal dua...

Satu jika dapat ancaman yang dahsyat (air panas) katak itu langsung sadar dan sekuat tenaga menghindarinya. Terbukti dengan reaksinya yang melompat tinggi.

Kesimpulan kedua ternyata katak itu tidak menyadari ancaman yang datang secara perlahan (air yang perlahan panas). Sampai pada titik sudah sadar, dia terlambat untuk menyelamatkan dirinya. Dan akhirnya mati dalam "kenyamanan".

Apa artinya buat hidup kita...

Saat Kita mendapat "ancaman" yang jelas dan nyata, kita bisa bereaksi hebat mencari solusi nya.

Sekuat tenaga, seluruh energi, seluruh sumber daya, seluruh kemampuan dikerahkan untuk berpikir, bergerak dan bertindak supaya terhindar dari ancaman tersebut. Dan biasanya kita lolos dari ancaman tersebut.

Saat kepepet memang memaksa kita mengeluarkan segala kemampuan kita. Seperti melompati pagar 2 meter hal mustahil dalam situasi normal. Namun sesuatu yang bisa dilakukan saat dikejar anjing karena tidak ada pilihan selain melompati pagar setinggi 2 meter untuk menghindari kejaran anjing tersebut.

Hikmah kedua buat hidup kita adalah, terkadang kita terjebak dalam zona nyaman. Merasa sudah cukup, merasa sudah melakukan yang terbaik, puas terhadap yang didapat membuat diri kita nggak mau bergerak lagi. Nggak mau memperbaiki diri sehingga malas melakukan "perubahan". Sehingga ancaman yang datang tidak kita sadari.

Tahun 2006 handphone pintar produk Apple hadir. Saat itu mendapatkan dibawah 1% market share pasar handphone global. Sedangkan Nokia mendapatkan 50% lebih market share pasar handphone global.

 Dengan data tersebut, sebagai leader market bertahun-tahun maka Nokia "menyepelekan" Apple dan menganggapnya gangguan kecil saja.

Namun 5 tahun kemudian apple menguasai pasar handphone global dan Nokia resmi ditutup dan akhirnya dibeli Microsoft.

Kembali ke diri kita. Apakah kita terus harus kepepet agar mau bergerak? Agar seluruh kemampuan dihadirkan, agar mau melakukan perubahan apakah harus selalu tersedak?

Jawabannya menurut saya TIDAK.

Jika waktu habis saat kita sadar ancaman hadir, bisa jadi bukan solusi yang datang, tapi  kita "mati" seperti katak yang jadi katak rebus.

Salah satu langkah yang bisa dilakukan adalah menghadirkan alasan kuat agar kita mau bergerak melakukan perubahan.

Ciptakan "situasi mendesak" dengan adanya alasan kuat setiap kita melakukan perubahan. Walaupun akan meninggalkan zona nyaman, "alasan kuat" tersebut akan tetap mendorong kita bergerak melakukan perubahan.

So, bergeraklah untuk alasan kuat bukan hanya karena situasi terdesak.

Pertanyaannya apakah alasan kuat itu?

Salam hormat penuh semangat

Repost from AdeAdesarungpreneu

https://t.me/semangatsubuh


Love your self

Salah satu cara mensyukuri apa yang telah Ia berikan kepada kita, yakni dengan mencintai diri kita sendiri. Ya, maksudnya kita harus menjaga pola makanan, minuman, istirahat yang cukup, dan jangan lupa berbahagia selalu. :)

Banyak orang yang tidak PD, dengan dia apa adanya! Hemmm ... Dikarenakan banyak faktor yang telah merasuki pikirannya. Salah satu faktornya, yaitu lingkungan! Karena ia berada dilingkungan yang semua orang memiliki segalanya. Lalu ia merasa Minder akan hal itu, ia berusaha untuk memperlihatkan bahwa ia juga memiliki segalanya namun tidak dengan realitanya! Jika ia belum puas dengan hal itu, bahkan sampai berani melakukan hal-hal yang tanda kutip (negatif). Naudzubillah
Ya, begitulah ketika kita mengharapkan pujian dan agar pandangan dari manusia. Kita tidak akan pernah puas dengan apa yang kita punya saat ini. Hal ini akan sangat berdampak buruk untuk diri kita sendiri sob!

Yuk, kita coba untuk menyayangi diri kita sendiri dan teruslah bersyukur dengan apa yang kita peroleh saat ini:)
.

.
Jangan lupa Ngaji 😘

(Salam hangat penuh kasih dan sayang dari sahabatmu Ddewi)

Firts day, Sunday, 19 May 2019.
08.06.00